oleh

Camat Minta Lapor Jika Ada Penjual Miras

TENJONEWS.COM, BANDUNG – Camat Soreang Rusli Baijuri mengintruksikan kepala unit Satpol PP untuk melakukan monitoring dan pengawasan di area yang dijadikan lokasi penjualan obat-obat di wilayah Kecamatan Soreang. Hal itu dilakukan setelah mendapatkan bukti dan Informasi akurat yang diterima.

Kepala Unit Satpol PP Kecamatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan tindakan penggeledahan toko yang dijadikan tempat peredaran obat-obatan terlarang jenis G.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan Kanit Pol PP bersama Babinsa dan Babinkamtibmas merupakan tindak lanjut informasi yang disampaikan masyarakat.

“Setelah melakukan koordinasi dengan RT/RW, Pemerintah Desa Parungserab, Satpol PP unit Soreang didampingi Babinsa dan Bhabinkantibmas Polsek Soreang  mengeledah toko yang dijadikan tempat penjualan obat-obatan tersebut,” kata Rusli saat dihubungi wartawan.

Dari hasil tindakan tersebut, kata Rusli, jajarannya berhasil menemukan barang bukti obat-obatan yang dikatagorikan tidak boleh dijual bebas.

“Barang bukti dan penjual berhasil diamankan di Kantor Desa Parungserab,” tandasnya.

Dikatakan, selain menindaklanjuti informasi dari masyarakat, tindakan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) Kecamatan Soreang.

“Ini dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban lingkungan dan meminimalisir peredaran miras dan obat-obatan terlarang di wilayah Kecamatan Soreang,” jelasnya.

Rusli menjelaskan, hasil dari tindakan penggeledahan tersebut didapatkan barang bukti obat-obatan terlarang. Ini bukti sinergitas pemerintah dengan masyarakat, sehingga berhasil melakukan tindakan.

Rusli mengatakan, selain menggelar operasi sebagai tindaklanjut laporan masyarakat, pihaknya juga rutin menggelar operasi dalam rangka menjaga Kamtibmas Kecamatan Soreang.

“Untuk menjaga Kamtibmas, dan bukti responsif informasi yang disampaikan masyarakat. Ini salah satu tindakan yang kami lakukan,” katanya.

Rusli menuturkan, disamping menindaklanjuti informasi, pihaknya juga melakukan patroli rutin dalam rangka menjaga kamtibmas dan dalam rangka penerapan PPKM Mikro masa pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, dia berharap seluruh masyarakat Soreang untuk tetap disiplin menerapkan Protokol kesehatan. Serta, tetap aktif memberikan informasi atas apa yang terjadi di lingkungan sekitar.

“Masyarakat Soreang jangan sungkan untuk menyampaikan informasi atas apa yang terjadi di lingkungan masing-masing, baik terkait kamtibmas atau terkait pandemi Covid-19,” tukasnya.

Meski dalam kondisi keterbatasan personil, kata Rusli, pihaknya akan selalu merespon semua informasi yang disampaikan masyarakat. Sebab, hal itu sebagai bentuk pelayanan publik.

“Bagaimanapun kondisinya, kami akan merespon informasi warga. Sebab, dengan sinergitas pemerintah dengan masyarakat maka akan tercipta kantibmas,” ujarnya.

Lebih lanjut Rusli mengatakan, untuk lanjutan dari tindakan penggeledahan. Pihaknya, menyerahkan kepada pihak Babinsa, Babinkantibmas dan Pemerintah Desa Parungserab.

“Itu akan ditindaklanjuti pihak pemerintahan desa, semoga Soreang sebagai ibu kota Kabupaten Bandung bersih dari miras dan obat-obatan terlarang. Dan juga terbebas dari pandemi covid-19,” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap kepada seluruh masyarakat Soreang untuk tetap aktif dalam memberikan informasi terkait apapun aktivitas yang mencurigai ataupun terkait pendemi covid-19.

“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih kepada masyarakat soreang, tetap aktif dalam memberikan informasi untuk kantibmas dan tetap disiplin terapkan prokes covid-19,” pungkasnya. (cr2)

Komentar