oleh

Tisna Umaran Jabat Plh Bupati Bandung

TENJONEWS.COM, BANDUNG – Penunjukkan Tisna Umaran sebagai Plh Bupati Bandung telah diterima sejak Selasa (16/2) malam.

Dengan diangkatnya Tisna sebagai Plh Bupati Bandung, maka dipastikan merangkap jabatan. Sebab saat ini, Tisna masih menjabat Plt Sekda dan Kadis Pertanian Kabupaten Bandung.

Penunjukkan jabatan baru Tisna Umaran seiring berakhirnya masa jabatan Bupati Bandung Dadang M Naser dan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan yang habis pada 17 Februari 2021.

Hal tersebut diakui Tisna Umaran saat dihubungi wartawan, Selasa (16/2) malam.

“Iya betul, Insya Allah saya yang akan menjadi Plh Bupati. Ini adalah rezeki besar dan sejarah bagi saya, sekaligus amanah,” aku Tisna.

Sementara itu, dalam kegiatan pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati Bandung tidak dilanjutkan dengan pelantikan calon Bupati/Wabup Bandung terpilih, yakni HM Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan. Karena permasalahan sengketa Pilkada masih ditangani Mahkamah Konstitusi.

Hal itu diungkapkan dosen sekaligus ahli tata negara, Djamu Kertabudi kepada wartawan di Soreang, Rabu (17/2)

“Pelaksanan untuk pelantikan calon bupati terpilih itu dipastikan diundur hingga akhir Februari, sambil menunggu putusan gugatan di Mahkamah Konstitusi,” katanya.

“Nah untuk mengisi kekosongan kepala daerah, maka Sekda ditunjuk sebagai Plh bupati,” imbuhnya.

Djamu mengatakan penunjukan Tisna sebagai Plh Bupati Bandung sudah sesuai aturan.

“Untuk Plh Bupati Bandung, sesuai dengan aturan yang ditunjuk menjadi Plh Bupati Bandung adalah Sekda atau Penjabat Sekda,” katanya.

Berdasarkan Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri  (Ditjen Otda Kemendagri) dijelaskan jika masa jabatan kepala daerah habis pada 17 Februari maka Sekretaris Daerah (Sekda) ditunjuk sebagai pelaksana harian bupati.

“Tisna akan menjabat Plh bupati, hingga bupati definitif dilantik. Oleh karena itu, sekretariat daerah sudah  mempersiapkan proses serah terima jabatan dari bupati lama kepada Plh bupati.

Rulli Hadiana, Asisten Pemerintahan kabupaten Bandung  menjelaskan pihaknya melakukan persiapan itu setelah berdasarkan hasil konferensi video dengan Ditjen Otda Kemendagri. Dipastikan pelantikan kepala daerah terpilih diundur.

“Ya ini sudah sesuai dengan aturan. Makanya kami di Setda telah menyiapkan segalanya sejak malam Rabu kemarin,” pungkasnya.  (cr2) 

Komentar